LITERASI SMP Negeri 17 Bandung
GLS KELAS : VIII-F
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
DZALFA NAZHIF ANDRIANSYAH
Kelas : VIII-F
DZALFA NAZHIF ANDRIANSYAH
Kelas : VIII-F
Senin, 9 Februari 2026 | Dibaca : 27 kali
Judul Buku:
Malin Kundang si anak durhaka
Genre:
Fiksi
Penulis:
TIM KREATIF LINTAS
Penerbit:
LINTAS MEDIA Jombang
Tahun:
1970
Halaman:
28
GLS
Resume:
Dahulu kala di Padang Sumatra Barat tepatnya di perkampungan pantai air manis ada seorang wanita bernama Mande Rubayah. Sebelumnya Mande Rubayah hidup bersama suaminya di pedalaman. Tetapi hidup mereka disana kurang beruntung. Agar dapat merubah nasibnya mereka kemudian pindah ke perkampungan nelayan di pantai. Di tempat itu suami Mande Rubayah merubah mata pencaharian, dari tukang perambah hasil hutan sekarang menjadi nelayan ikan. Beberapa tahun hidup disana mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Malin Kundang. Saat berusia 10 tahun Malin Kundang sering diajak ayahnya ke laut untuk diajari menjadi nelayan. Meskipun masih anak-anak, sudah nampak pada diri Malin Kundang wataknya yang berkemauan keras, otaknya cerdas dan pandai bergaul. Suatu hari ayahnya pamit untuk melaut. Tidak seperti biasanya, ada perasaan haru di hati Mande Rubayah. Kepergian suaminya terasa sangat berat. Mande Rubayah semakin gelisah karena suaminya tidak pulang selama beberapa hari. Sementara penyakit Malin semakin hari semakin parah. Saat Malin dewasa ia menjadi nelayan mengikuti jejak ayahnya. Saat menjadi nelayan ia menjadi sangat kaya dan status sosial yang makin meningkat. Saat kembali kerumah ia disambut oleh ibunya tetapi ia tidak mengakui ibunya karena dia merasa dia sudah kaya dan tidak membutuhkan ibunya padahal ibunya sudah menunggu nya dengan keadaan cemas dan khawatir. Saat ibunya mau menghampiri Malin, ia mendorong ibunya karena tidak mau mengakui ibunya. Setelah itu ibunya berdoa agar Malin segera mendapat hidayah dan bertaubat. Saat Malin kembali melaut ia tiba-tiba diterjang ombak besar dan peruhanya tebalik dan ia terhempas ke pinggir pantai. Saat pagi ia sudah menjadi batu.
Kelebihan:seru, menarik, dan mengedukasi
Kekurangan:ilustrasi nya jelek
Pendapat pribadi:menurut saya buku ini alurnya bagus dan mendidik tetapi ilustrasi nya yang kurang jelas.
Kesimpulan:Buku ini bagus untuk bahan pembelajaran dan pengetahuan
.© Copyright : SMP Negeri 17 Bandung - 2024