TERAKTIF : KHANSA NAURAH TSANI

TAHUN PELAJARAN 2025/2026

KHANSA NAURAH TSANI
Kelas : IX-I

Senin, 20 Oktober 2025 | Dibaca : 71 kali
Judul Buku: Rindu
Genre: Fiksi
Penulis: Tere Liye
Penerbit: PT Sabak Grip Nusantara
Tahun: 10, Sept
Halaman: 523
GLS
Resume:
Novel Rindu karya Tere Liye menceritakan perjalanan panjang para jamaah haji di kapal uap Blitar Holland pada tahun 1938, yang menjadi latar bagi terungkapnya kisah-kisah masa lalu yang penuh dengan duka, cinta, kebencian, dan kemunafikanLima karakter utamanya: Daeng Andipati, Ambo Uleng, Bunda Upe, Ahmad Karaeng, dan pasangan Mbah Kakung dan Mbah Putriberbagi beban kerinduan dan penyesalan yang membentuk kisah mereka, yang saling terhubung di tengah perjalanan menuju Mekkah.
Kelebihan:
Kisah yang dituturkan dengan menggunakan gaya bahasa kekinian, membuat novel yang berlatar jaman penjajahan ini tidak kaku. “ Selalu 66 menyakitkan saat kita membenci sesuatu. Apalagi jika itu ternyata membenci orang yang seharusnya kita sayangi...... (hal 372)"
Kekurangan:
untuk tulisan masih ada beberapa typo disana - sini, penulisan huruf ganda, atau bahkan salah menulis tahun.Di cetakan pertama pada halaman 322 tertulis 12 Oktober 2013, Tanggal 12 Desember 2013, pukul dua siang. Kapal Blitar Holland melanjutkan perjalanan ...... (hal 322). Seharusnya bukan 2013 karena kisah ini merupakan kisah dari zaman penjajahan.
Pendapan pribadi:
Penggambaran perjalanan haji di tahun 1938 menjadi latar yang kuat untuk mengangkat berbagai konflik batin dan spiritual para tokoh.

Kesimpulan:
perjalanan spiritual dan emosional para tokoh di kapal uap Blitar Holland pada tahun 1938 menjadi metafora untuk menghadapi dan menerima masa lalu. Buku ini juga dapat memgajarkan tentang pentingnya penerimaan, pengampunan, dan ketulusan dalam menghadapi luka, kebencian, dan kehilangan, serta menekankan bahwa rindu sejati adalah pencarian hubungan yang mendalam dengan Allah, yang dapat ditemukan melalui kesabaran, salat, dan refleksi diri. 
.
Kembali
© Copyright : SMP Negeri 17 Bandung - 2024